Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Wednesday, 2 August 2017

Mengapa Kalimat ''Kamu Terlalu Baik Buat Aku'' Sering Jadi Alasan Putus

Klikdulu - Ladies, kamu pasti sudah sering banget mendengar kalimat yang satu ini. Entah dari curhatan teman maupun pengalaman pribadi, kalimat "Kamu Terlalu Baik Buat Aku" sering sekali dijadikan alasan untuk memutus hubungan percintaan. Bukan tanpa alasan, banyak yang memilih kalimat ini untuk mengakhiri hubungan karena beberapa sebab.
Alasan pertama mengapa kalimat ini sering dipakai untuk putus cinta adalah karena si dia nggak mau menyakitimu Ladies. Nggak tahu apa alasan sebenarnya dia ingin mengakhiri hubungan, tapi kalimat ini dianggap paling halus dan tak akan membuatmu lebih terluka walaupun sebenarnya kenyataannya lebih menyakitkan.
Bisa jadi mereka nggak ingin terlihat jahat di depanmu, padahal sebenarnya sudah menemukan sosok yang baru yang membuatnya ingin mengakhiri hubungan denganmu. Karena itulah kalimat ini dipilih Ladies. Cara paling aman untuk mengakhiri hubungan.
Kalimat ini memang dirasa yang paling halus Ladies. Padahal sebenarnya perpisahan tetap akan menyakitkan. Pada intinya kalimat ini hanyalah omong kosong belaka. Jika memang kita terlalu baik untuknya, lalu mengapa ia menyia-nyiakan kita dan lebih memilih berpisah? Jika dinalar setiap orang jelas menginginkan pasangan yang terbaik untuk mereka bukan?
Nah, jika kamu termasuk salah satu yang mengalami hal ini maka jangan galau berlebihan Ladies. Nyatanya kamu memang benar-benar terlalu baik untuknya dan ia tak pantas untukmu. Ingat, orang yang baik akan dipertemukan dengan orang yang baik juga.
Well head up, stay strong, and move on.
Sumber: Vemale.com

Metode Peremajaan Vagina: Bikin Kamu & Pasangan Makin Intim di Ranjang

Klikdulu- Eits jangan tertawa dulu dengar judul artikel ini. Karena memang ternyata yang namanya perempuan suka dengan peremajaan yang ada di tubuhnya, termasuk vagina.
Vagina mengalami banyak fase dalam hidup. Namun fase yang paling banyak mengubah kekenyalan dan kepekaannya adalah proses melahirkan. Dikatakan Obstetrician-Gynecologist, dr.Ni Komang Yeni Dhanasari, SpOG, vagina seorang perempuan yang belum melahirkan akan memiliki 800 serabut saraf.
"Tapi ketika melahirkan, serabut saraf itu hilang semua dan menyebabkan sensasi yang berbeda ketika berhubungan intim," kata dr.Dhanasari, sapaan karibnya, saat berbincang dengan awak media di acara 'Vaginal Rejuvenation, untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik' di bilangan Dharmawangsa Square, Jakarta Selatan, Selasa (1/8).
Masalah lain yang dialami perempuan dengan vaginanya adalah Stress Urinary Incontinence (SUI, tak bisa mengontrol keluarnya urine sehingga mengompol), bentuk labia yang tidak asimetris, dinding vagina yang jatuh, vagina yang licin karena menopause, hymenoplasty (perbaikan hymen), ingin vagina yang sempurna, atau pun hanya demi memperbaiki keutuhan rumah tangganya.
Wajar jika kemudian ada perempuan atau pun pasangan suami-istri yang mencari solusi atas hal ini dengan melakukan vaginal rejuvenation (peremajaan vagina). Menurut dr.Dhanasari, vagina yang diremajakan bisa mengatasi masalah kesehatan, tapi paling penting adalah meningkatkan kepercayaan diri seorang perempuan dan kepuasan suami-istri saat berhubungan intim.
"Peningkatan desire (hasrat) bertambah signifikan, arousal lebih mudah, kualitas orgasme juga membaik, tidak ada lagi rasa nyeri, dan cairan lubrikasi bertambah," ujar dr.Dhanasari memaparkan dampak pasca perawatan peremajaan ini.
Vaginal rejuvenation saat ini sudah diperkenalkan oleh klinik macam Bamed Women's Clinic yang terletak di Jl.Penyelesaian Tomang IV Blok 95 No.1, Meruya, Jakarta Utara, dan di lantai dua Dharmawangsa Square, Jakarta Selatan. Metode yang mereka gunakan adalah Femilift yakni menggunakan laser CO2 yang dengan lembut memanaskan jaringan vagina, menyatukan serat yang ada, dan merangsang kolagen baru.
Teknologi ini meningkatkan fungsionalitas seluruh area vagina, menormalkan aliran darah, meningkatkan lubrikasi dan sistem imun, serta mengembalikan elastisitas vagina. Proses perawatan ini hanya memakan waktu tujuh menit dengan masa perawatan pasca-perawatan selama 2-3 hari tanpa ada obat dan perawatan tambahan.
Untuk hasil yang maksimal, disarankan tiga kali kedatangan dengan jeda sebulan untuk masing-masing perawatan. Perawatan selanjutnya akan dilakukan setahun kemudian. Namun terkadang ada pasien yang tidak datang kembali karena sudah memiliki kualitas hidup dan kepercayaan diri yang lebih baik.
"Perlu diketahui bahwa pasca-treatment akan terjadi keluaran cairan vagina yang agak berlebih selama 2-3 hari sehingga dianjurkan tidak melakukan hubungan suami-istri," ujar dr.Dhanasari lagi.
Tapi perlu diingat bahwa sebelum melakukan perawatan ini kamu akan melakukan konsultasi lebih dulu. Tujuannya untuk melihat kondisi tubuh kamu dan jenis perawatan yang dibutuhkan. Jangan kaget jika kemudian kamu ditolak karena mungkin ada beberapa ketentuan yang gagal kamu penuhi.
"Tujuan utama kami adalah mengedukasi semua perempuan untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik," tutup sang dokter.
Untuk biaya perawatan Vaginal Rejuvenation di Bamed Women's Clinic saat ini sedang mengadakan promo yaitu Rp6 juta untuk sekali perawatan. Dan paket senilai Rp15 juta untuk tiga bulan perawatan.
Sumber: Vemale.com 

Saturday, 29 July 2017

Indonesia dalam Cengkraman Yahudi

Oleh: Alwi Shahab

Konflik Israel-Lebanon pada 2006 lalu, merupakan satu di antara serangkaian perang yang digelar tentara Zionis. terhadap negara-negara Timur Tengah. Israel yang mendapat dukungan Amerika Serikat mempergunakan senjata-sernjata pemusnah massal yang dinyatakan terlarang oleh konvensi Jenewa.
Amerika Serikat yang kini makin terus terang membela Israel, menolak gencatan senjata dan menghendaki penyerbuan sekutunya itu ke Lebanon tanpa menghiraukan berapapun korban jiwa. Pakar hukum dari sebuah universitas ternama di AS waktu itu tidak menyebutkan serangan Israel itu sebagai kejahatan perang.

Itulah sikap negara imperialis yang mengklaim kampiun hak azasi manusia (HAM). HAM memang milik mereka, bukan milik kita. Sementara PBB tidak berdaya melihat kekejaman di luar perikemanusiaan itu. Kekejaman Israel pun kini kian menjadi-jadi terhadap rakyat Palestina. Dalam dua pekan terakhir, mereka menutup Masjid Al-Aqsha sehingga rakyat Palestina tidak bisa melaksanakan shalat.

Bung Karno pernah menyatakan PBB nyata-nyata menguntungkan Israel dan merugikan negara-negara Arab. Pernyataan itu dikemukakan saat Indonesia keluar dari organisasi dunia tersebut.

Indonesia sebenarnya sempat menjadi "rumah" bagi warga Yahudi, sebelum Israel merampas tanah warga Palestina dan terbentuk seperti sekarang. Sejak masa kolonial Belanda, warga Yahudi banyak berdiam di Indonesia, khususnya Jakarta. Sejak itu, Indonesia dalam cengkraman umat Yahudi.

Pada abad ke-19 dan 20 serta menjelang Belanda hengkang dari Indonesia, ada sejumlah Yahudi yang membuka toko-toko di Noordwijk (kini Jl Juanda) dan Risjwijk (Jl Veteran) — dua kawasan elite di Batavia kala itu — seperti Olislaeger, Goldenberg, Jacobson van den Berg, Ezekiel & Sons dan Goodwordh Company. Mereka hanya sejumlah kecil dari pengusaha Yahudi yang pernah meraih sukses. Mereka adalah pedagang-pedagang tangguh yang menjual berlian, emas dan intan, perak, jam tangan, kaca mata dan berbagai komoditas lainnya.

Sejumlah manula yang sempat saya wawancara menyatakan, pada 1930-an dan 1940-an jumlah warga Yahudi di Jakarta cukup banyak. Jumlahnya bisa mencapai ratusan orang. 

Karena mereka pandai berbahasa Arab, mereka sering dikira keturunan Arab. Abdullah Alatas, salah satu saksi sejarah mengatakan, keturunan Yahudi di Indonesia kala itu banyak yang datang dari negara Arab. Maklum kala itu negara Israel belum terbentuk. Seperti keluarga Musri dan Meyer yang datang dari Irak.

Sumber: REPUBLIKA.CO.ID, 

Doa Untuk Palistina

oleh: Asma Nadia


Ada ketidakadilan yang selalu terjadi di Palestina,  sebenarnya juga menimpa setiap muslim di dunia. Ketika warga negara Israel atau umat lain melakukan kejahatan, maka itu adalah perilaku oknum atau individu. Akan tetapi jika satu orang Palestina atau muslim melakukan kekerasan, maka dianggap sebagai aksi komunitas dan sistematis  akan ditanggung seluruh masyarakat.

Tahun 1994, Baruch Goldstein memasuki Mesjid Ibrahimi atau dikenal bangsa Yahudi sebagai Cave of the Patriarchs di Hebron dan membantai 28 warga Palestina yang sedang beribadah serta melukai 128 lainnya. 

Jika tidak buru-buru ditangkap massa dan dipukuli hingga tewas, mungkin ratusan nyawa akan melayang. Saksi hidup menyaksikan bagaimana pelaku benar-benar haus darah, menembaki siapa saja, berusaha membantai sebanyak mungkin.

Ketika itu dunia tidak mengecam Israel, karena menganggap yang terjadi  merupakan aksi individu. Padahal eksekutor mengenakan seragam tentara Israel lengkap dengan amunisi penuh, memasuki area masjid. Ia bertugas sebagai tenaga kesehatan di IDF atau Israel Defense Force serta dikenal sangat anti Arab. 

Pemuda yang lahir di Brooklyn Amerika dan mulai menjadi warga Israel pada 1983 ini menolak untuk mengobati atau merawat orang Arab, bahkan keturunan Arab yang bergabung di Israel Defense Force. Baginya, haram merawat orang non Yahudi bahkan meski dibayar sekalipun.

Dengan kata lain, menerima ekstremis Yahudi merupakan bagian dari kebijakan Israel Defense Force. Jadi tidak berlebihan jika semua terjadi karena sistem. Tapi sekali lagi, jika pelaku pembantaian adalah orang Israel, tetap dianggap hanya kesalahan oknum.

Kejadian tersebut memicu kerusuhan dan demonstrasi besar-besaran yang mengakibatkan dua puluh lima warga Palestina tewas. Muslim menjadi korban, dan ketika menuntut keadilan kembali menjadi korban.

Tapi karena terdapat lima warga Israel yang tewas akibat panasnya suasana, sekitar 120.000 warga Palestina harus terkungkung jam malam selama 2 minggu. Sekali lagi, korban menjadi korban. 

Dunia diam.

Sejarah demikian  selalu  berulang, pun baru-baru ini.

Sebuah insiden menewaskan tiga warga Palestina dan dua polisi Israel. Seperti biasa jika pelaku  warga Palestina maka dianggap bukan tindakan oknum, melainkan komunitas. Dan seluruh muslim di sana harus menanggung risiko.

Merespons kejadian tersebut, tentara Israel langsung berdatangan dan menembaki peluru karet ke setiap matras dan sajadah tempat umat Isla, sholat dan memasang metal detector, CCTV kamera, serta pagar dan pintu putar. Sholat lalu dilarang dan dibatasi.

Tindakan yang kemudian memicu kerusuhan lebih besar. Dan sekali lagi, muslim menjadi korban. Setidaknya 5 warga Palestina meninggal dunia dan 900  lainnya luka-luka.

Meskipun dunia mendukung berdirinya Negara Palestina dan mengajukan solusi dua negara sebagai penyelesaian konflik, kenyataannya Israel masih terus memperluas kekuasaan, menambah semakin banyak perumahan bagi bangsa Yahudi.

Dan pemasangan metal detector semakin memperkukuh apa yang ada di benak Israel, bahwa mereka adalah penguasa satu-satunya. Sebaliknya, itu menjadi simbol penjajahan yang harus dilawan bangsa Palestina.

Saat ini setidaknya sekitar 400.000 anak yang lahir di Jerusalem dan status mereka bukanlah warga negara, melainkan permanen residen. Miris, mereka menjadi bangsa asing di tanah sendiri.

Bangsa Palestina sadar akan hal ini, mereka tidak bisa hanya menunggu dukungan dunia, melainkan harus terus berjuang dengan darah, air mata, hingga nyawa untuk sebuah kemerdekaan. 

Setelah belasan hari dalam prahara, bangsa Palestina berhasil membuat Israel mengangkat pagar dan metal detector. Hanya CCTV yang tersisa dan masih dituntut untuk dilepas.

Hingga saat ini, Palestina telah menjadi penjara paling luas di dunia dengan jumlah tahanan mencapai jutaan warga yang tidak mempunyai akses ke dunia luar. Akan tetapi, dunia bisu. Berpura-pura tidak tahu. Seolah apa yang terjadi di sana, bukanlah perkara besar.

Pertanyaannya, sampai kapan muslim di seluruh dunia, hanya diam menyaksikan?

Sumber: REPUBLIKA.CO.ID, 

Saturday, 22 July 2017

Helikopter Militer Diubah Jadi Hotel Mewah

Gaya Hidup – Saat berlibur, mungkin Anda menginginkan tidur di hotel mewah, nyaman dengan tempat tidur empuk dan memiliki akses kamar mandi pribadi. Tapi waktu berubah, sekarang para traveler menginginkan menginap di tempat unik dan menantang, seperti berkemping. 

Kemah mewah menjadi pesaing hotel, karena memiliki fasilitas mewah layaknya hotel berbintang lima. Belakangan ini mulai banyak bermunculan perusahaan, atau perorangan yang menyediakan tempat tersebut untuk memenuhi keinginan bagi sebagian orang yang ingin kemping dengan fasilitas mewah.

Dilansir situs Nine, Jumat 21 Juli 2017, seorang pria bernama Martyn Steedman dan istrinya, Louis, membeli sebuah helikopter milik armada angkatan laut Royal ZA127 pada Maret 2016. Keduanya pun, kemudian mengubah helikopter tersebut menjadi sebuah tempat penginapan yang menawarkan kemewahan di Peternakan Mains di Stirling, Skotlandia. 
Martyn menghabiskan uang puluhan ribu dolar untuk mengubah helikopter tersebut menjadi sebuah kamar hotel yang unik. Untuk desain depan helikopter ini, ia tidak banyak melakukan perubahan, kecuali dengan mengecat ulang warna helikopter tersebut dengan warna yang lebih terang.
Desain dalamnya diberikan sentuhan warna biru dan merah, menciptakan nuansa riang dan luas. Bagian dalamnya diubahnya menjadi sebuah tempat yang dapat menampung keluarga dengan lima orang, kasur double, triple dan tempat tidur tunggal yang letaknya berada di ekor pesawat terbang. 
Hotel Helicopter Glamping ini juga dilengkapi dengan area mandi menggunakan shower dan dapur mini. Biaya untuk menginap di tempat ini per malamnya adalah US$250, atau sekitar Rp3,2 juta. 
Sumber : VIVA.co.id 

Friday, 21 July 2017

Peringatan Keras dari Allah SWT! Pem-bully Termasuk Golongan Orang Zalim

MORAL anak muda saat ini sudah masuk dalam kategori darurat. Baru-baru ini dua kasus bully menyeruak dengan menampilkan pelajar menghajar sesama rekan pelajar lain hingga membuat korban tak berdaya.
Kasus bully di Tamrin City dan Universitas Gunadarma cukuplah membuat dada miris dan peringatan bagi kita semua untuk tak berbuat aniaya terhadap sesama.
Perlihal masalah bully, Allah SWT melarang. Kaum muslim dilarang mengolok-olok muslim lainnya. Firman Allah SWT tertuang dalam Alquran surat Al Hujuraat.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki mencela kumpulan yang lain, boleh jadi yang dicela itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan mencela kumpulan lainnya, boleh jadi yang dicela itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim “ (QS. Al Hujuraat :11).
Menghina orang lain merupakan perbuatan yang diharamkan. Barang siapa yang melakukkan, Rasulullah SAW menyebut mereka adalah orang yang sombong.

"Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain." (Tafsir Al Qur’an Al ‘Adzim).


Sumber: Okezone.com